Rabu, 27 Juni 2012

Manajemen keuangan

1. Pengertian Manajemen keuangan Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. 2. Aktivitas Manajemen Manajemen keuangan berhubungan dengan 3 aktivitas, yaitu : a.Aktivitas penggunaan dana, yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva. b.Aktivitas perolehan dana, yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana, baik dari sumber dana internal maupun sumber dana eksternal perusahaan. c.Aktivitas pengelolaan aktiva, yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva, dana harus dikelola seefisien mungkin. 3.Fungsi Manajemen Keuangan Berikut ini adalah penjelasan singkat dari fungsi Manajemen Keuangan: 1.Perencanaan Keuangan, membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu. 2.Penganggaran Keuangan, tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan. 3.Pengelolaan Keuangan, menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara. 4.Pencarian Keuangan, mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan. 5.Penyimpanan Keuangan, mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut. 6.Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan. 7.Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan. 8.Pelaporan keuangan, penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi 4.Tujuan Manajemen Keuangan Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan. 5.Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya Analisis sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat penting bagi manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan yang menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisis rasio dan proporsional. Langkah pertama dalam analisis sumber dan penggunaan dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana. Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu : 1.Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya. 2.Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan. 3.Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta. 4.Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan. 5.Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri. 6.Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.

Selasa, 26 Juni 2012

sikap yang harus diperhatikan dalam berwirausaha

sikap yang harus diperhatikan dalam berwirausaha Sikap wirausaha Dari daftar ciri dan sifat watak seorang wirausahawan di atas, dapat kita identifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut: Disiplin Disiplin Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi.Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya.Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya.Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan.Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan.Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut. Wirausahawan harus taat azas.Hal tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap sistem kerja yang telah ditetapkan.Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja. komitment tinggi Komitmen Tinggi Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan).Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya.Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan. jujur Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan.Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks.Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan. Kreatif dan Inovatif Kreatif dan Inovatif Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi.Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar.Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu.Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil. Mandiri Mandiri Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain.Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan.Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya. Realistis Realistis Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya.Banyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis, obyektif dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya.Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis

Senin, 04 Juni 2012

pronouns

PRONOUNS Pronouns are the stunt doubles of the English language. They keep communication going with or without the nouns. Pronouns come in to keep nouns from getting repetitive or when nouns are not clearly known. They do more work than you think, so read on to learn about them. Subject and object pronouns are used in everyday language. However, it can be tricky to remember which is which. The subject always takes action. The object is part of the activity, but it does not do any acting. Here is an example: Shelby likes talking to Marvin. Shelby is the subject; she is liking and talking. Marvin is the object; all the liking and talking is done to Marvin but not by Marvin. Subject and object pronouns function in the same way. Subject pronouns include I, you, he, she, it, they, we. Object pronouns include me, you, him, her, it, us, them. See the following examples: Subject I might see you later. You have to come now. She lives in Nebraska. He makes me angry It just might work. They caught the last train. We can’t see the end. Object Sarah hit me on the arm. I need to tell you something. Larry took him aside. The message wasn’t for her. Take it to the store. Summer is fun for us. Margaret took them downstairs. Possessive pronouns show who owns something described in a sentence. They include mine, his, hers, its, ours, yours, their, and theirs. Possessive adjectives are similar to possessive pronouns. However, the possessive adjective comes before the object of the sentence; the possessive pronoun is the object of the sentence. See the difference here: That is my dog. (possessive adjective, before the object “dog”) The dog is mine. (possessive pronoun, which is the object) Intensive pronouns and reflexive pronouns look the same. However, they act differently in a sentence. Intensive pronouns put an emphasis on other pronouns or nouns. Reflexive pronouns rename the subject in a sentence. Look at the following examples: Intensive pronoun – She herself will go to the bank. (herself emphasizes the pronoun she) Reflexive pronoun – She cut herself on the arm. (herself renames the pronoun she) Intensive and reflexive pronouns include: myself, yourself, himself, herself, itself, ourselves, yourselves, and themselves. Demonstrative pronouns refer to things in relation to distance. This and these refer to things that are close by. That and those refer to things farther away. This is your shirt. That is my house on the corner. These good friends are sitting next to me. Those roads in the next town are bumpy. Indefinite pronouns replace nouns that are not specified. They include the following: all, another, any, anybody, anyone, anything, both, each, either, everybody, everyone, everything, few, many, neither, nobody, none, no one, nothing, one, several, some, somebody, someone, and something. Read the example sentences for a better understanding. We gave everything to the homeless shelter All were sad to see the children go. Give a present to each as they come in. Interrogative pronouns are used to ask a question. They include who, whom, what, which, whose, whoever, whomever, whatever, and whichever. Consider the example sentences below: Which of these do you like best? Who was just in this room? Whatever happens next, I am prepared. Relative pronouns connect (relate) noun or pronoun clauses with other parts of a sentence. They include who, whom, what, which, whose, whoever, whomever, whatever, whichever, and that. See how these are used in the sentences below. The paper that she just wrote is due tomorrow. Learning is easier for people who have a good teacher. Whoever leaves the room needs to turn off the light. Pronouns do a lot in the English language, don’t they? They are the no-name workhorses, jumping in for the superstar nouns when they get exhausted. Hey, someone’s got to do something about the work nobody wants to do!

geruond

GERUND Definition: A traditional grammatical term for a verbal that ends in -ing and functions as a noun. Adjective: gerundial. A gerund with its objects, complements, and modifiers is called a gerund phrase or simply a noun phrase. Examples and Observations: • “Feeling gratitude and not expressing it is like wrapping a present and not giving it.” (William A. Ward) • “Shooting paintballs is not an art form.” (Bart Simpson, The Simpsons) • “Humor is laughing at what you haven’t got when you ought to have it.” (Langston Hughes) • “Because they are nounlike, we can think of gerunds as names. But rather than naming persons, places, things, events, and the like, as nouns generally do, gerunds, because they are verbs in form, name activities or behaviors or states of mind or states of being.” (Martha Kolln and Robert Funk, Understanding English Grammar. Allyn & Bacon, 1998) • “All talk of winning the people by appealing to their intelligence, of conquering them by impeccable syllogism, is so much moonshine.” (H. L. Mencken) • “Eighty percent of success is showing up.” (Woody Allen) • Gerunds and Verbal Nouns “A gerund is derived from a verb by adding the suffix -ing. The result is still a verb, and it exhibits ordinary verbal properties, such as taking objects and adverbs. Example: In football, deliberately tripping an opponent is a foul. Here the verb trip occurs in its gerund form tripping, but this tripping is still a verb: it takes the adverb deliberately and the object an opponent. However, the entire phrase deliberately tripping an opponent, because of the gerund within it, now functions as a noun phrase, in this case as the subject of the sentence. So, a gerund is still a verb, but the phrase built around it is nominal, not verbal. “Very different is a verbal noun constructed with -ing. Though derived from a verb, a verbal noun is strictly a noun, and it exhibits nominal properties . . ..” (R.L. Trask, Mind the Gaffe! Harper, 2006) • Gerunds and Present Participles “Present participles and gerunds look similar as words, and they also look similar as phrases. Again, it is the -ing verbal form that causes this problem. To clearly distinguish these, we need to consider their grammatical functions. A present participle functions as a non-finite form of a verb phrase, after verbs of motion and position; it can be an adverb complement after these verbs; it can qualify/modify as an adjective does. In contrast, gerunds like nouns have naming roles and can occupy the place of nouns in many of their grammatical functions. Unlike nouns, they do not name persons, places, things, or events; they name actions, states, and behaviors.” (Bernard O’Dwyer, Modern English Structures: Form, Function, And Position, 2nd ed. Broadview, 2006) Gerunds are defined as the -ing form of a verb. They have several functions. 1. Used as subjects and complements Skiing is my favorite sport. Hiking can be very strenuous. Seeing is believing 2. Used as objects following prepositions and prepositional expressions Thanks for tending my children. The job consists of typing, filing, and answering the phone. 3. Used as objects following certain verbs.* The children enjoyed watching the parade. Ms. Terrell avoided paying her taxes until it was too late. Gerunds can sometimes take objects of their own: Roland is afraid of making mistakes. Sandy is considering leaving New York. *These verbs are commonly followed by gerunds. admit begin discuss hate love practice regret stop advise can’t help dislike hesitate mention prefer remember suggest anticipate complete enjoy imagine mind quit resent threaten appreciate consider finish intend miss recall resist tolerate attempt delay forget keep neglect recollect risk try avoid deny go like postpone recommend start understand

Rabu, 09 Mei 2012

direct and indirect speech

Direct And Indirect Speech Direct speech adalah kutipan asli suatu pembicaraan tanpa adanya suatu perubahan. Sedangkan indirect speech adalah bentuk kalimat laporan yang berguna untuk menceritakan kembali pembicaraan/pendapat seseorang yang mana mengalami modifikasi tertentu. Dibawah ini akan diberikan kepada anda materi direct-indirect speech secara lengkap. 1. Direct Speech Cara penulisan direct speech selalu diapit oleh tanda kutip,kalimat selalu di awali huruf capital. Tanda titik dua atau koma diletakkan sebelum direct speech bilamana kata penghubung/pelapor (reporting vern)-nya berada dimuka,dan tanda koma harus diletakkan setelah direct speech bilamana kata penghubung diletakkan setelah atau diantara direct speechnya. Tanda baca seperti tanda seru ,tanda Tanya yang menunjukkan jenis kalimat direct tidak mengalami perubahan. 2. Indirect Speech Ada dua jenis indirect speech : A. Imperative (request) Yang dilaporkan adalah suatu perintah. Karena kalimat perintah biasanya tidak mengenal subject,maka verb dalam direct imperative tidak mengalami perubahan. Verb dalam indirect menjadi ‘to invinitive’. Contoh 1 : Direct : He said to his servant,”Go away at once”. Indirect : He ordered his servant to go away at once. Contoh 2 : Direct : “Watch TV”. Indirect : He told me to watch TV. B. Declarative 1. Bila terdapat tenses maka penjabarannya sebagai berikut : • Simple present tense menjadi simple past tense Jika direct speech menggunakan simple present tense,maka indirect speech menggunakan simple past tense. Contoh : Direct : Sarah said “I buy my dictionary at the book store”. Indirect : Sarah said that she bought her dictionary at the book store. • Present continuous tense menjadi past continuous tense Jika direct speech menggunakan present continuous tense maka indirect speech menggunakan past continuous tense. Contoh : Direct : She said “I’m doing my English homework”. Indirect : She said that she was doing her English homework. • Present perfect tense menjadi past perfect tense Jika direct speech menggunakan present perfect tense maka indirect speech menggunakan past perfect tense. Contoh : Direct : John said”I have finished doing my reports”. Indirect : John said that he had finished doing his reports. • Present perfect continuous tense menjadi past perfect continuous tense Jika direct speech menggunakan present continuous tense maka indirect speech menggunakan past perfect continuous tense. Contoh : Direct : He said “We have been living here for three years”. Indirect : He said that they had been living there for three years. • Simple past tense menjadi past perfect tense Jika direct speech menggunakan simple past tense maka indirect speech menggunakan past perfect tense. Contoh : Direct : He said “I went to school yesterday”. Indirect : He said that he had gone to school the day before. • Future tense menjadi past future tense Jika direct speech menggunakan simple future tense maka indirect speech menggunakan past future tense. Contoh : Direct : Lisa said “We will leave for Singapore”. Indirect : Lisa said that they would leave for Singapore. • Past continuous tense menjadi past perfect continuous tense Jika direct speech menggunakan past continuous tense maka indirect speech menggunakan padt perfect continuous tense. Contoh : Direct : He said “I was reading an English novels”. Indirect : He said that he had been reading English novels. Kalimat pernyataan (statement) pada kalimat tidak langsung (indirect) Perubahan direct menjadi indirect pada statement ditandai dengan ‘that’. Kalimat langsung yang reporting sentence-nya memiliki verb dalam bentuk present tense (simple present, present continuous, and present perfect atau future tense) maka tidak ada perubahan tenses pada reported sentence dalam bentuk tidak langsung (indirect). Ini biasanya terjadi apabila: 1. Melaporkan suatu percakapan yang masih berlangsung 2. Membaca surat dan melaporkan apa isi surat tersebut 3. Membaca perintah dan langsung melaporkannya pada waktu tersebut 4. Melaporkan pernyataan yang sering muncul Contoh: Direct • John (phoning from the station), “I’m trying to get a taxi.” • Siska says,” The sun rises every morning.” Indirect • John says that he is trying to get a taxi. • Siska says that the sun rises every morning.

kalimat aktif & kalimat pasif

KALIMAT AKTIF DAN PASIF (ACTIVE AND PASSIVE VOICE) Bahasa Inggris memiliki dua bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan suatu pikiran. Kedua bentuk kalimat tersebut adalah kalimat aktif dan kalimat pasif. Dalam kalimat aktif subject melakukan pekerjaan, atau melakukan suatu perbuatan. Dengan ciri khas bahwa kata kerja yang digunakan berawalan “me-“. Sedangkan di dalam kalimat pasif , subject dalam kalimat tersebut tidak melakukan pekerjaan/perbuatan, melainkan dikenai pekerjaan/perbuatan. Dengan ciri khas bahwa kata kerja yang digunakan dalam kalimat tersebut berawalan “di-“. Kata kerja yang digunakan dalam kalimat pasif bahasa Inggris adalah: be + Verb 3 (Past Participle) “Be” itu sendiri dibuat sesuai dengan tense yang digunakan dalam kalimat itu dan disuikan dengan subject kalimat tersebut. Kalimat aktif diubah menjadi kalimat pasif dengan menjadikan “object” kalimat aktif itu sebagai “Subject” kalimat pasif tersebut. Berdasarkan hal itu jelaslah bahwa hanya kalimat yang memiliki “object” yang dapat diubah menjadi pasif. Contoh: Yanto slapped the boy on his face. S P O Kalimat tersebut dapat diubah menjadi: The boy was slapped on his face. S P Object pelaku kalimat pasif yang dalam bahasa inggris dinyatakan dengan kata “by …” jarang diucapkan, karena kalimat pasif cenderung untuk hanya mengemukakan aktifitas . object pelaku diucapkan/ditilis hanya bila memang diperlukan, sebagai kelengkapan arti kalimat pasif bersangkutan. Contoh : The queen invited us to dinner. Kalimat ini akan menjadi: We were invited to dinner by the queen. Bila pada sebuah kalimat aktif terdapat dua object , maka subject kalimat pasifnya dapat dipilih dari kedua object tersebut. Namun biasanya dalam bahasa inggris object manusia yang digunakan/dipilih sebagai subject kalimat pasif. Contoh: Aktif : I shall give her a new pen. Pasif : 1. She will be given a new pen. 2. A new pen will be give POLA KALIMAT PASIF 1. Simple Present Tense Aktif S + V1 + O Pasif S + is/am/are + V3 + …. Contoh : A : He writes the letter carefully. P : The letter is written carefully. A : He writes the letters carefully. P : The letters are written carefully. 2. Simple Past Tense Aktif S + V2 + O Pasif S + was/were + V3 + …. Contoh : A : He wrote the letter carefully. P : The letter was written carefully. A : He wrote the letters carefully. P : The letters were written carefully. 3. Present Continuous Tense Aktif S + is/am/are + V-ing + O Pasif S + is/am/are + being + V3 + … Contoh : A : He is writing the letter carefully. P : The letter is being written carefully. A : He is writing the letters carefully. P : The letters are being written carefully. 4. Past Continuous Tense Aktif S + was/were + V-ing + O Pasif S + was/were + being + V3 + … Contoh : A : He was writing the letter carefully. P : The letter was being written carefully. A: He was writing the letter carefully P: The letter Were being written carefully 5. Present Perfect Tense Aktif S + has/have + V3 + O Pasif S + has/have + been + V3 + … Contoh : A : He has written the letter carefully. P : The letter has been written carefully. A : He has written the letters carefully. P : The letters have been written carefully. 6. Past Perfect Tense Aktif S + had + V3 + O Pasif S + had + been + V3 + … Contoh : A : He had written the letter carefully. P : The letter had been written carefully. A : He had written the letters carefully. P : The letters had been written carefully. 7. Present Perfect Continuous Tense Aktif S + has/have + been + V-ing + O Pasif S + has/have + been + being + V3 + … Contoh : A : He has been writing the letter carefully. P : The letter has been being written carefully. A : He has been writing the letters carefully. P : The letters have been being written carefully. 8. Past Perfect Continuous Tense Aktif S + had + been + V-ing + O Pasif S + had + been + being + V3 + … Contoh : A : He had been writing the letter carefully. P : The letter had been being written carefully. A : He had been writing the letters carefully. P : The letters had been being written carefully. 9. Simple Future Tense Aktif S + will/shall +V1 + O Pasif S + will/shall + be + V3 + … Contoh : A : I will write the letter carefully. P : The letter will be written carefully. A : I will write the letters carefully. P : The letters will be written carefully. 10. Past Future Tense Aktif S + would/should +V1 + O Pasif S + would/should + be + V3 + … Contoh : A : I would write the letter carefully. P : The letter would be written carefully. A : I would write the letters carefully. P : The letters would be written carefully. 11. Future Perfect Tense Aktif S + will/shall + have + V3 + O Pasif S + will/shall + have + been + V3 + … Contoh : A : We will have write the letter carefully. P : The letter will have been written carefully. A : We will have write the letters carefully. P : The letters will been written carefully.

contoh tenses

1. Past Tense (Waktu Lampau) a. Simple Past Tense (Waktu Lampau Sederhana) Rumus : (+) S+Be+Was/Were+O/C (-) S+Be+Was/Were+not+O/C (?) Be+Was/Were+ S+O/C Example : (+) We were at school yesterday (-) We were not at school yesterday (?) were we at school yesterday ? For I, He, She, It = Was They, we, you = were Contoh : (+) I saw a good film last night (+) He came here last month (-) I saw not a good film last night (-) He came not last month (?) Saw I a good film last night (?) Came He here last month b. Past Continuous Tense (Waktu Berlangsung Lampau) Rumus : (+): S + was/were + Ving (-): S + was/were + NOT + Ving (?): Was/Were + S + Ving Contoh : (+) He was watching television all afternoon last week (+) They were talking about sport when I met him (-) He wasn’t watching television all afternoon last week (-) They weren’t talking about sport when I met him (?) Was He watching television all afternoon last week (?) Were they talking about sport when I met him c. Past Perfect Tense (Waktu Sempurna Lampau) Rumus : (+): S + had + V3 (-): S + had + not + V3 (?): Had + S + V3 Contoh : (+) When my brother arrived , I had painted my motor cycle (+) The ship had left before I arrived (-) When my brother arrived , I hadn’t painted my motor cycle (-) The ship hadn’t left before I arrived (?) Had I my motor cycle , when my brother arrived ? (?) Had the ship left before I arrived? d. Past Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Lampau) Rumus : subject+auxiliary verb HAVE + auxiliary verb BE+main verb Contoh : (+) They had been living there for two month (+) When they washed my drees , your father had been playing badminton (-) They hadn’t been living there for two month (-) When they washed my dress , your father hadn’t been playing badminton (?) Had they been living there for two month? (?) When they washed my dress , had your father been playing badminton ? 2. Past Future Tense a. Past Future Tense (Waktu Akan Datang Di Waktu Lampau) Rumus : (+) Positif: S + would + V1 (-) Negatif: S + would + not + V1 (?) Tanya: Would + S + V1 Contoh : (+) He would come if you invited him. (+) They would buy a home the previous day. (-) He wouldn’t come if invited him. (-) They wouldn’t buy a home the previous day. (?) Would He come if invited him ? (?) Would they buy a home the previous day ? b. Past Future Continuous Tense (Waktu Akan Sedang Terjadi Diwaktu Lampau) Rumus : Positif: S + would + be + Ving Negatif: S + would + not + be + Ving Tanya: Would + S + be + Ving Contoh : (+) I should be swimming at this time the following day. (+) I shall be sliping at 10 o’clock tomorrow. (-) I shouldn’t be swimming at this time the following day. (-) I shalln’t be sleeping at 10 o’clock tomorrow. (?) Shall I be swimming at this time the following day ? (?) Shall I be sleeping at10 o’clock tomorrow ? c. Past Future Perfect Tense (Waktu Akan Sudah Selesai Di Waktu Lampau) Rumus : (+) Positif: S + would + have + V3 (-) Negatif: S + would + not + have + V3 (?) Tanya: Would + S + have + V3 Contoh : (+) He would have graduated if he had studies hard. (+) Nonok will have studied moth by the end of this week. (-) He wouldn’t have gone if he had met his darling (-) Nonok will have not studied month by the end of this week (?) Would He have gone if he had met his darling ? (?) Will Nonok have studied month by the end of this week ? d. Past Future Perfect Continuous Tense (Waktu Yang Sudah Sedang Berlangsung Pada Waktu Lampau) Rumus : (+)Positif: S + would + have + been + Ving (-) Negatif: S + would + not + have + been + Ving (?) Tanya: Would + S + have + been + Ving Contoh : Rianawati would have been speaking English for two years (+) Mrs. Anisa Munif would have been walking here for seventeen years (+) Rianawati would have been speaking English for two years (-) Mrs. Anisa Munif wouldn’t have been walking here for seventeen year (-) Rianawati wouldn’t have been speaking English for two years (?) Would Mrs. Anisa Munif have been walking here for seventeen years? (?) Would Rianawati have been speaking English for two years? 3. Present Tense (Waktu Sekarang) a. Simple Present Tense (Waktu Sekarang Sederhana) Rumus : (+) S + V1 + O/C (-) S + Do/does + not + V1 + O/C (?) Do/does + S + V1 + O/C Example : (+) Sisca Reads book everyday (-) Sisca does not Read book everyday (?) does Sisca Read book everyday Yes He does / No He does not (doesn’t) For I, We, You, They = do He, She, It = Does Contoh kalimat : (+) She is a new people here. (+) He plays football every morning (-) She isn’t a new people here. (-) He does not playing football every morning. (?) Is she a new people here? (?) How playing football every morning? b. Present Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sekarang) Rumus : (+) S + Be + V1 + ing + O/C >> (+)They are playing badmintoon now (-) S + Be + not + V1 + ing + O/C >> (-) They are not playing badmintoon now (?) Be + S + V1 + ing + O/C >> (?) Are they palaying badmintoon now ? Yes They are / no they are not For I = am They, we, you = are He, She, It = Is Contoh dalam kalimat : (+) He is playing badminton now (-) He isn’t playing badminton now. (?) Is he playing badminton now. c. Present Perfect Tense (Waktu Sempurna Sekarang) Rumus : subject+auxiliary verb+main verb Contoh : (+) you have eaten mine. (-) she has not been to Rome (?) have you finished d. Present Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Sekarang) Rumus : (+): S + have/has + been + Ving (-): S + have/has + not + been + Ving (?): Have/has + S + been + Ving Contoh : (+) She has been going to Malang since evening. (+) We have been riding a horse for three days (-) She hasn’t been going to Malang since evening. (-) We haven’t been riding a horse for three days. (?) Has she been going to Malang ? (?) Have He been riding a horse for three days ? 4. Future Tense (Akan Datang) a. Simple Future Tense (Waktu Akan Datang Sederhana) Rumus : subject+auxiliary verb WILL+main verb Contoh : (+) I will visit to yogyakarta tomorrow. (+) he will met girl friend by seven o’clock (?) Will he go to America next month? (+) President shall at Nederland the day after tomorrow. (-) President shall not at Nederland the day after tomorrow. (?) Shall President at Nederland the day after tomorrow? b. Future Continuous Tense (Waktu Berlangsung Akan Datang) Rumus : subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb BE+main verb Contoh : (+) I will be writing a comic. (+) I will be studying tomorrow night. (-) I will not writing a comic. (-) I will not be studying tomorrow night. (?) Will I be writing a comic ? (?) Will I be studying tomorrow night ? c. Future Perfect Tense (Waktu Sempurna Akan Datang) Rumus : subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+main verb Contoh : (+) Iwill havefinishedby 10am. (+) Youwill haveforgottenme by then. (-) Shewillnothavegoneto school. (-) Wewillnothaveleft. (?) Willyou havearrived? (?) Willthey havereceivedit? d. Future Perfect Continuous Tense (Waktu Berlangsung Sempurna Akan Datang) Rumus : subject+auxiliary verb WILL+auxiliary verb HAVE+auxiliary verb BE+main verb Contoh : (+) I will have been reading a news paper. (+) He will have been listening music. (-) I will haven’t been reading a news paper. (-) He will haven’t listening a music. (?) Will I have been riding a news paper ? (?) Will He have listening a music ?

Rabu, 04 Januari 2012

CONTOH KASUS ETIKA BISNIS

I.PENDAHULUAN

I.1. LATAR BELAKANG

Kata etika berasal dari bahasa Yunani, ethos atau taetha yang berarti tempat tinggal, padang rumput, kebiasaan atau adat istiadat. Oleh filsuf Yunani, Aristoteles, etika digunakan untuk menunjukkan filsafat moral yang menjelaskan fakta moral tentang nilai dan norma moral, perintah, tindakan kebajikan dan suara hati.
Kata yang agak dekat dengan pengertian etika adalah moral. Kata moral berasal dari bahasa Latin yaitu mos atau mores yang berarti adat istiadat, kebiasaan, kelakuan, tabiat, watak, akhlak dan cara hidup. Secara etimologi, kata etika (bahasa Yunani) sama dengan arti kata moral (bahasa Latin), yaitu adat istiadat mengenai baik-buruk suatu perbuatan.
Etika juga diartikan pula sebagai filsafat moral yang berkaitan dengan studi tentang tindakan-tindakan baik ataupun buruk manusia di dalam mencapai kebahagiaannya. Apa yang dibicarakan di dalam etika adalah tindakan manusia, yaitu tentang kualitas baik atau buruk atau nilai-nilai tindakan manusia untuk mencapai kebahagiaan serta tentang kearifannya dalam bertindak.Contohnya etika berbicara tentang prinsip kesetiaan, berdasarkan prinsip itu, moral berbicara tentang perceraian. Ada moral yang membolehkan dan ada yang menentang perceraian, tetapi prinsipnya sama.

II. PEMBAHASAN

Bank Century didirikan pada 6 Desember 2004 merupakan hasil merger tiga bank yakni Bank CIC International, Bank Pikko dan Bank Danpac sejak 21 November 2008 diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hasil merger tiga bank yaitu Bank Pikko, Bank Danpac, dan Bank CIC menjadi Bank Century yang sebelum merger ketiga bank tersebut didahului dengan adanya akuisisi Chinkara Capital Ltd yang berdomisili hukum di Kepulauan Bahama dengan pemegang saham mayoritas adalah Rafat Ali Rizvi. Selama tahun 2004 sampai 2009 terdapat kasus pencucian uang oleh bank century sehingga merugikan nasabah yang bernila milyaran rupiah. Kasus Bank Century bukanlah sekedar kasus perbankan ataupun pengingkaran terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Tetapi kasus ini telah memasuki ranah politik, dengan terbangunnya perdebatan antar elite politik mengenai layak tidaknya Bank tersebut mendapatkan bantuan. Persoalan ini juga kembali mencederai kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan kita beserta dengan para pelakunya.Kondisi ini diperparah dengan keresahan dan ketidakpercayaan nasabahnya yang kemudian dengan tidak mudah menarik dana untuk menghindari kemungkinan buruk yaitu kehilangan uangnya.
Data LPS juga menyebutkan bahwa pada November-Desember 2008 terjadi penarikan DPK oleh nasabah sebesar Rp 5,67 Triliun. Padahal hasil audit akuntan publik Aryanto Yusuf dan Mawar atas laporan keuangan bank century, DPK yang ada saat itu sebesar Rp 9,635 Triliun artinya Bank Century kehilangan lebih dari setengah DPK hanya dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan.Sejak terbitnya Paket Oktober tahun 1988 atau dikenal dengan sebutan PAKTO’88 yang meliberalisasi industri perbankan Indonesia pengawasan terhadap perbankan semakin sulit dilakukan. Banyak pengusaha yang sama sekali tidak memiliki latar belakang perbankan, mendirikan bank dengan tujuan memperoleh dana masyarakat yang dipercayakan untuk membiayai anak perusahaannya. Karena, hanya dengan setoran Rp 10 Miliar, seseorang dapat mendirikan bank. Ketika itu industri perbankan mudah untuk dimasuki sehingga sekitar 160 bank lahir pada saat itu, tetapi seolah tak terpikirkan betapa sulitnya untuk dapat keluar dari industri ini. Hal ini juga yang kemudian naik ke permukaan ketika krisis moneter 1998 dan kemudian menimbulkan kasus BLBI yang hingga saat ini kasusnya masih belum selesai.Hal itu seharusnya menjadi pelajaran yang sangat mahal yaitu Rp 144 Triliun (merupakan dana BLBI yang sampai saat ini menjadi kontroversi) bahwa betapa pentingnya pengawasan terhadap bank, sehingga kasus seperti Bank Century ini dapat dihindari.
Kasus Bank Century memperlihatkan betapa lemahnya pengawasan pemerintah terhadap perbankan sehingga terjadi sebuah bank menjual reksadana tanpa mempunyai izin sebagai agen Penjual Reksadana (APERD) dan menjual obligasi tanpa nilai. Sebelumnya kasus pengelapan juga terjadi di Bank Global, saat itu terjadi penggelapan oleh oknum pegawai bank tersebut terhadap dana nasabah yang seharusnya dikonversi dari deposito ke investasi reksadana. Jika dikaitkan dengan penerapan tata kelola pemerintahan maupun perusahaan yang baik, maka kedua kasus tersebut merupakan “pelecehan” terhadap lembaga pengawas keuangan seperti Bapepam dan Bank Indonesia tetapi yang terjadi, seolah-olah saling melempar bola panas antar institusi pengawas keuangan kita. Bagi organisasi perbankan kita, hal ini juga merupakan suatu tamparan bahwa meskipun secara umum bank-bank di Indonesia sudah memperbaiki dirinya seperti penerapan good corporate governance maupun risk manajemen, namun masih ada pelanggaran beberapa hal yang menyangkut etika profesi.
Untuk memperkecil peluang kejadian serupa dapat terulang kembali, perlu adanya antisipasi khusus dari Bapepam dan BI terutama mengenai kepemilikan saham suatu bank, serta kaitan antara bank dengan suatu grup usaha, karena dikhawatirkan dana yang dikumpulkan dari masyarakat hanya disalurkan kepada perusahaan dalam grupnya bahkan tanpa memperhatikan aspek dari kelayakan usahanya dan juga berpotensi terjadi mark up padahal pengelola keuangan harus terbebas dari berbagai konflik kepentingan. Selain itu, lemahnya sistem hukum yang ada akan membuat para “bankir nakal” untuk berhitung untung-rugi melakukan pembobolan atau penipuan perbankan. Hal inilah yang harus diminimalisir dengan penegakkan hukum kepada siapa saja tanpa pandang bulu.

III. KESIMPULAN

Kasus-kasus tersebut menjadi salah satu penghambat dalam pemulihan ekonomi yang terjadi di Indonesia saat ini. Hal fundamental yang sering terlupakan dalam upaya penguatan kembali ekonomi kita yaitu : kejujuran dan transparansi yang diikat oleh elemen kepercayaan (trust). Akibatnya, jangankan mampu untuk mengatasi masalah dan menguatkan kembali perekonomian terutama pasar keuangan, melihat apa yang tengah berlangsung pun, Pemerintah sepertinya belum memiliki informasi akurat. Sehingga wajar jika masyarakat sebagai pelaku ekonomi meragukan kemampuan pemerintah untuk mengatasi masalah saat ini dan cenderung berfikiran logis untuk mengamankan dana yang mereka miliki. Situasi ini yang kemudian disebut pemerintah sebagai kepanikan. sehingga pemerintah harus bercermin lebih dalam dan mengajarkan serta memberikan contoh mengenai kejujuran dan transparansi, sehingga dapat terus memelihara kepercayaan kita semua.

penyakit jantung

Rheumatic Heart Disease (RHD) adalah suatu kondisi dimana terjadi kerusakan pada katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama katup mitral (stenosis katup mitral) sebagai akibat adanya gejala sisa dari Demam Rematik (DR).

Demam rematik adalah penyakit peradangan (inflamasi) yang dapat timbul sebagai komplikasi dari infeksi pada tenggorokan (faringitis) yang tidak diobati atau tidak ditangani dengan baik. Peradangan kemudian dapat terjadi pada sendi, jantung, otak dan kulit. Nah, jika peradangan terjadi pada jantung inilah yang disebut dengan Penyakit Jantung Reumatik. Jika sampai terjadi Penyakit Jantung Reumatik, akan terjadi cacat permanen pada jantung, terutama pada bagian katup jantung, tetapi dapat juga pada otot jantung itu sendiri. Ini tidak dapat disembuhkan dengan pemberian obat. Terutama jika yang terkena adalah bagian katup jantung, katup ini tidak lagi membuka dan menutup dengan baik, sehingga dapat terjadi perubahan pada aliran darah. Akibatnya, gejala-gejala akibat kelainan jantung akan menetap – seperti cepat lelah, sesak nafas, berdebar-debar, detak jantung yang cepat – dan dapat mempengaruhi kehidupan seseorang. Jika sampai kerusakan jantung itu sangat parah, tidak menutup kemungkinan terjadi gagal jantung – keadaan di mana jantung tidak lagi mampu memompa darah ke seluruh tubuh sesuai kebutuhan – yang dapat berakibat kematian. Pada kerusakan jantung, satu-satunya penanganan adalah melalui operasi, misalnya dengan penggantian katup jantung, namun biayanya sangat mahal.

Demam reumatik paling sering terjadi pada usia 5 sampai 15 tahun dan sangat jarang terjadi pada usia di bawah 5 atau di atas 15 tahun, apalagi pada orang dewasa.

Penyebab

Faktor kebersihan lingkungan tempat tinggal dan kondisi kesehatan secara umum dan nutrisi tentu saja memiliki peran terjadinya Penyakit Demam Reumatik. Kemudian, ada pula peranan genetik di dalamnya, sehingga ada orang-orang yang memang ”berbakat” untuk mengalami demam reumatik setelah menderita infeksi tenggorokan. ”Bakat” ini pun seringkali ditemukan pada lebih dari satu anggota dalam satu keluarga.

Demam Reumatik dapat berawal dari infeksi tenggorokan. Infeksi tenggorokan ini seringkali terjadi akibat bakteri yang namanya streptokokus grup A. Pada semua orang, infeksi seperti ini akan menimbulkan reaksi imun atau reaksi kekebalan tubuh untuk melawan bakteri ini. Nah, pada orang-orang yang ”berbakat”, reaksi imun ini tidak hanya akan membantai si bakteri streptokokus, tetapi juga akan menyerang tubuh sendiri. Terutama pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti sendi, jantung, kulit dan otak, sehingga timbul reaksi inflamasi atau peradangan.

Tanda Dan Gejala

Sesuai namanya, akan ada demam. Demam yang timbul pun tidak terlalu tinggi, paling sekitar 38°C. Kemudian, ada keluhan radang tenggorokan yang ditandai dengan nyeri dan bisa ada batuk-batuk. Karena ini terutama menyangkut anak-anak, keluhan yang sering timbul adalah si anak tidak mau makan karena tenggorokannya sakit. Kemudian, anak tadi mungkin batuk-batuk kecil, namun tidak disertai dengan pilek. Beberapa tanda lain, seperti pembesaran kelenjar getah bening di leher yang merupakan salah satu tanda infeksi tenggorokan biasanya hanya akan dikenali oleh dokter.

Tanda-tanda demam rematik biasanya timbul 2-3 minggu setelah infeksi tenggorokan bermula. Saat inilah, muncul gejala-gejala akibat peradangan yang disebabkan karena reaksi imunologis. Yang paling sering terjadi adalah peradangan pada sendi. Sendi-sendi besar, terutama pada lutut, siku, pergelangan tangan dan pergelangan kaki, akan membengkak, tampak kemerahan, terasa hangat jika diraba dan dirasakan sakit oleh si anak. Seringkali, peradangan ini akan berpindah-pindah dari satu sendi ke yang lainnya, misalnya pertama sendi pada lutut, besoknya sendi pada siku, dan sebagainya. Sehingga peradangan pada sendi ini disebut poliartritis migrans, artinya radang pada banyak sendi yang berpindah-pindah.

Tanda lain yang dapat timbul adalah jika penyakit ini mempengaruhi otak, sehingga terjadi gejala yang disebut chorea. Chorea berupa gerakan-gerakan involunter, terutama pada tangan, namun dapat terjadi juga pada kaki, wajah dan bagian-bagian tubuh lainnya. Jadi, biasanya tangan akan bergerak-gerak, padahal si anak tidak bermaksud untuk menggerakkannya. Pada chorea yang lebih ringan, mungkin anak hanya akan mengeluhkan kesulitan untuk menulis. Nah, walaupun gejala ini cukup ”aneh”, ini benar-benar merupakan gejala medis, jadi jangan langsung dianggap sebagai kejadian mistis yang perlu penanganan dari balian atau sejenisnya! Selain itu, chorea dapat disertai dengan perubahan tingkah laku, misalnya anak tiba-tiba marah dan menangis tanpa alasan, dan sebagainya.

Yang paling gawat dan mengkhawatirkan adalah jika sampai jantung ikut terpengaruh. Biasanya gejala yang timbul adalah sesak nafas, jantung berdebar-debar, detak jantung yang cepat, nyeri dada, dan cepat capek. Pada anak-anak yang masih lebih kecil, biasanya si anak akan cepat capek dan tidak ikut bermain dengan teman-temannya. Sedangkan anak-anak yang lebih besar, juga takkan banyak beraktivitas dan jika ditanyai biasanya akan mengakui sendiri bahwa dirinya cepat capek dan sesak nafas.

Ada pula beberapa tanda lainnya, seperti nodul subkutan, yaitu bejolan-benjolan kecil di bawah kulit. Namun, karena tidak tampak jelas, biasanya ini hanya dapat ditemukan oleh dokter – itu pun tidak selalu. Tanda lain adalah ruam merah pada kulit, yang disebut eritema marginatum, namun tanda ini termasuk yang lebih jarang terjadi.

Pencegahan

Pertahanan terbaik terhadap Penyakit Jantung Reumatik adalah mencegah terjadinya Demam Reumatik dari yang pernah terjadi. Dengan memperlakukan strep throat dengan penisilin atau antibiotik lainnya, dokter biasanya dapat menghentikan demam rematik akut dari berkembang.

Orang-orang yang sudah terserang Demam Reumatik lebih rentan terhadap serangan yang berulang dan kerusakan jantung. Itulah sebabnya mereka akan mendapatkan pengobatan antibiotik terus menerus bulanan atau harian, mungkin seumur hidup. Jika hati mereka telah rusak oleh Demam Reumatik, mereka juga pada peningkatan risiko untuk mengembangkan endokarditis infektif (juga dikenal sebagai bakteri endokarditis), infeksi selaput jantung atau katup.

serba - serbi stroke

Apakah stroke itu ?

Penyakit stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan (berkurang). Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dbutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. Penyebab stroke ada 2 macam, yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah (trombus), dan adanya pembuluh darah yang pecah.

Umumnya stroke diderita oleh orang tua, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis). Tapi beberapa kasus terakhir menunjukkan peningkatan kasus stroke yang terjadi pada usia remaja dan usia produktif (15 - 40 tahun). Pada golongan ini, penyebab utama stroke adalah stress, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Penyebab stroke

Pada kasus stroke usia remaja, faktor genetika (keturunan) merupakan penyebab utama terjadinya stroke. Sering ditemui kasus stroke yang disebabkan oleh pembuluh darah yang rapuh dan mudah pecah, atau kelainan sistem darah seperti penyakit hemofilia dan thalassemia yang diturunkan oleh orang tua penderita. Sedangkan jika ada anggota keluarga yang menderita diabetes (penyakit kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit jantung, kemungkinan terkena stroke menjadi lebih besar pada anggota keluarga lainnya.

Penyebab serangan stroke lainnya adalah makanan dengan kadar kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein) yang sangat tinggi. Koleserol jahat ini banyak terdapat pada junk food, atau makanan cepat saji. Selain itu, penyebab terjadinya serangan stroke lainnya adalah kebiasaan malas berolah raga dan bergerak, banyak minum alkohol, merokok, penggunaan narkotika dan zat adiktif, waktu istirahat yang sangat kurang, serta stress yang berkepanjangan. Pecahnya pembuluh darah juga sering diakibatkan karena penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

Gejala terjadinya serangan stroke

Gejala awal stroke umumnya pusing, kepala serasa berputar (seperti penyakit vertigo), kemudian disusul dengan gangguan berbicara dan menggerakkan otot mulut. Gejala lainnya adalah tergangguanya sensor perasa (tidak bisa merasakan apapun , seperti dicubit atau ditusuk jarum) dan tubuh terasa lumpuh sebelah, serta tidak adanya gerakan refleks. Sering juga terjadi buta mendadak atau kaburnya pandangan (karena suplai darah dan oksigen ke mata berkurang drastis), terganggunya sistem rasa di mulut dan otot-otot mulut (sehingga sering dijumpai wajah penderita menjadi mencong), lumpuhnya otot-otot tubuh yang lain, dan terganggunya sistem memory dan emosi. Sering dijumpai penderita tidak dapat menghentikan tangisnya karena lumpuhnya kontrol otak pada sistem emosinya. Hal itu membuat penderita stroke berlaku seperti penderita penyakit kejiwaan, padahal bukan. Hal-hal seperti ini yang perlu dimengerti oleh keluarga penderita.

Proses penyembuhan

Ada 2 proses penyembuhan utama yang harus dijalani penderita. Pertama adalah penyembuhan dengan obat-obatan di rumah sakit. Kontrol yang ketat harus dilakukan untuk menjaga agar kadar kolesterol jahat dapat diturunkan dan tidak bertambah naik. Selain itu, penderita juga dilarang makan makanan yang dapat memicu terjadinya serangan stroke seperti junk food dan garam (dapat memicu hipertensi).

Proses penyembuhan kedua adalah fisiotherapy, yaitu latihan otot-otot untuk mengembalikan fungsi otot dan fungsi komunikasi agar mendekati kondisi semula. Fisiotherapi dilakukan bersama instruktur fisiotherapi, dan pasien harus taat pada latihan yang dilakukan. Jika fisiotherapi ini tidak dijalani dengan sungguh-sungguh, maka dapat terjadi kelumpuhan permanen pada anggota tubuh yang pernah mengalami kelumpuhan.

Kesembuhan pada penderita stroke sangat bervariasi. Ada yang bisa sembuh sempurna (100 %), ada pula yang cuma 50 % saja. Kesembuhan ini tergantung dari parah atau tidaknya serangan stroke, kondisi tubuh penderita, ketaatan penderita dalam menjalani proses penyembuhan, ketekunan dan semangat penderita untuk sembuh, serta dukungan dan pengertian dari seluruh anggota keluarga penderita. Seringkali ditemui bahwa penderita stroke dapat pulih kembali, tetapi menderita depresi hebat karena keluarga mereka tidak mau mengerti dan merasa sangat terganggu dengan penyakit yang dideritanya (seperti sikap tidak menerima keadaan penderita, perlakuan kasar karena harus membersihkan kotoran penderita, menyerahkan penderita kepada suster yang juga memperlakukan penderita dengan kasar, dan sebagainya). Hal ini yang harus dihindarkan jika ada anggota keluarga yang menderita serangan stroke.

teh minuman kesehatan

Teh merupakan tanaman daerah tropis dan subtropis yang secara ilmiah dikenal dengan Camellia Sinensis. Dari kurang lebih 3000 jenis teh hasil perkawinan silang, didapatkan 3 macam teh hasil proses, yaitu teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. Cara pengolahan teh yaitu dengan merajang daun teh dan dijemur di bawah sinar matahari sehingga mengalami perubahan kimiawi sebelum dikeringkan. Perlakuan tersebut akan menyebabkan warna daun menjadi coklat dan memberi cita rasa teh hitam yang khas.

Teh hijau, jenis teh tertua, amat disukai terutama oleh masyarakat Jepang dan Cina. Di sini daun teh mengalami sedikit proses pengolahan, hanya pemanasan dan pengeringan sehingga warna hijau daun dapat dipertahankan. Sedangkan teh oolong lebih merupakan jenis peralihan antara teh hitam dan teh hijau. Ketiga jenis teh masing-masing memiliki khasiat kesehatan karena mengandung ikatan biokimia yang disebut polyfenol, termasuk di dalamnya flavonoid. Flavonoid merupakan suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan anggur.

Subklas polifenol meliputi flavonol, flavon, flavanon, antosianidin, katekin, dan biflavan. Turunan dari katekin seperti epi-cathecin (EC), epigallo-cathecin (EGC), epigallo-cathecin gallate (EGCg), dan quercetin umumnya ditemukan di dalam teh. EGCg dan quercetin merupakan anti oksidan kuat dengan kekuatan hingga 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin E dan C yang juga merupakan antioksidan potensial. Antioksidan diketahui mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit.

Teh hijau mengandung EGCg, demikian juga teh hitam, demikian dikatakan seorang ahli biokimia. Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda menyebutkan, mengkonsumsi 4-5 cangkir teh hitam setiap hari akan menurunkan resiko stroke hingga 70% dibanding dengan mereka yang mengkonsumsi teh 2 cangkir sehari atau kurang. Laporan lainnya menyebutkan lebih banyak mengkonsumsi teh hitam berhubungan dengan rendahnya kasus serangan jantung. John Folts, Direktur Sekolah Medis, Pusat Penelitian dan Pencegahan Arteri Trombosis, Universitas Wisconsin, AS menemukan kunci khasiat dalam teh yaitu flavonoid. Hasil penelitiannya menunjukkan, flavonoid dalam teh hitam mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit hantung koroner dan stroke. Studi lain menyebutkan bahwa peminum teh fanatik memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang rendah, meskipun masih belum jelas apakah semuanya itu langsung disebabkan karena teh.

Para peneliti di Universitas Case Western Reserve, Cleveland, AS menemukan pengaruh penggunaan teh hijau pada kulit hingga 90 %. Ternyata teh sangat efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Teh juga diketahui mengandung fluoride yang dapat menguatkan email gigi dan membantu mencegah kerusakan gigi. Dalam suatu studi laboratorium di Jepang, para ahli menemukan bahwa teh membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.

Penelitian di Jepang menunjukkan, daerah penghasil teh yang pendudukanya terkenal sebagai peminum teh fanatik, sangat rendah angka kematiannya yang disebabkan oleh kanker. Hasil studi lainnya, dilakukan kerjasama antara tim peneliti Oguni dan pusat penelitian kanker di Beijing untuk mempelajari pengaruh ekstrak teh hijau pada tikus yang telah diberi ransum makanan karsinogenik (zat pemicu kanker). Dilaporkan, angka rata-rata kanker pada tikus yang memperoleh ekstrak teh hijau setengah dari tikus yang tidak memperoleh ekstrak teh hijau.

pemanasan global

Pemanasan global (?!?), mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu mengenai pemanasan global dari informasi yang kita dapat melalui mass media akan tetapi biasanya memang dibahas dalam skala kebijakan yang sangat besar. Nah bisakah kita sebagai orang yang biasa ini berkontribusi positif terhadap pengurangan dampak pemanasan global? Pastinya sih bisa.

Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Planet Bumi telah menghangat (dan juga mendingin) berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Pada saat ini, Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi (sumber dari Wikipedia). Jadi sih intinya Bumi kita tuh memanas karena sinar matahari yang sudah masuk ke bumi kita tidak bisa keluar lagi karena gas-gas rumah kaca tadi membentuk lapisan di atmosfer yang memantulkan sinar matahari.

kisah pengusaha sukses

Mr.JOGER. Orang kreatif adalah orang yang bisa memunculkan ide dan diterima orang lain dengan senang hati. Salah satunya adalah Joseph Theodorus Wulianadi alias Mr Joger, BAA, BSS (Bukan Apa-Apa dan Bukan Siapa-Siapa). Pemilik pabrik katakata Joger ini bahkan disebut sebagai orang kreatif yang mampu memunculkan ide gila, aneh, menipu semua orang tapi bagaimana yang ditipu tidak merasa ditipu, dan malah merasa senang.

Berawal dari itikad baik untuk menjadi manusia yang baik, minimal tidak menjadi parasit di negeri tercinta atau tidak menjadi pengangguran atau menjadi beban bagi orang lain adalah motivasi awal bagi Mr Joger untuk merintis usaha. ”Saya ini kan bukan ahli bahasa. Saya juga bukan orang pintar. Tapi tampaknya saya punya keyakinan yang cukup untuk mendukung keberanian saya mengemukakan niat-niat baik melalui karya-karya saya yang jelek-jelek. Tapi bukan salah saya kalau ternyata banyak masyarakat dalam maupun luar negeri yang jatuh hati dan secara rutin mau membeli produk-produk Joger yang jelek-jelek tapi
unik ini,” tegas Mr Joger. Bisnis bagi saya adalah bagaimana caranya “menipu” konsumen secara baik-baik, sehingga mereka merasa senang dan merasa tidak ditipu, dan datang lagi minta ditipu secara berkesinambungan.


Marketing yang andal adalah orang yang sudah bisa mempengaruhi jiwa konsumen. Bukan lagi hanya kantongnya, sehingga orang tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Kunci keberhasilan adalah kejujuran yang mengandung itikad baik. Dalam berusaha saya tidak selalu memikirkan untung. Keuntungan hanya membuat kita kaya secara meteri, namun tidak secara batin. Untuk apa kaya kalau tidak bahagia? Bukan berarti saya menganjurkan miskin. Akan lebih rugi bila sudah miskin tidak bahagia. Jadi tujuan hidup bukan miskin atau kaya, tapi bahagia.Yang disebut bahagia adalah orang yang bisa berkarya untuk diri sendiri dan bermanfaat untuk masyarakat. Kalau mau kaya, usahakan jangan sampai orang lain menjadi miskin karenanya. Saya mempunyai filosofi, “lebih baik sedikit tetapi cukup daripada banyak tetapi kurang.” Miskin di sini saya artikan adalah cukup. Kalau sudah merasa sudah cukup, untuk apa memikirkan banyak?

Dalam hidup saya memakai sistem kompromi. Separuh untuk nafkah separuh lagi untuk kehidupan. Karena mencari nafkah itu belum tentu hidup. Apabila sudah bisa menikmati hidup, barulah namanya
hidup. Hidup itu sebenarnya mudah karena Tuhan Maha Baik, Dia akan memberikan segala yang diminta hambanya. Manusia itu sering berbicara bahwa Tuhan Maha Tahu, tapi mereka sok. Tuhan Maha Kuasa tapi
kita sok kuasa akhirnya kita tidak mau rendah hati. Sebetulnya, kalau rendah hati, hidup ini jadi indah.

Selain mengelola Joger, saya juga sering menjadi pembicara di seminar-seminar.Saya sering mengungkapkan , kembangkanlah diri kalau mau percaya diri. Tapi sebelum mengembangkan diri, harustahu diri. Jadi intinya adalah tahu diri, setelah itu percaya diri. Bagaimana bisa berusaha, bila tidak percaya diri dan tidak bisa mengembangkan diri?

playstation

PlayStation (bahasa Jepang: プレイステーション) adalah konsol permainan grafis dari era 32-bit. Pertama kali diproduksi oleh Sony sekitar tahun 1990. PlayStation diluncurkan perdana di Jepang pada 3 Desember 1994, di Amerika Serikat 9 September 1995 dan Eropa 29 September 1995. PlayStation menjadi sangat terkenal sehingga membentuk "Generasi PlayStation". Dari sekian banyak game PlayStation, beberapa yang terkenal adalah: Tomb Raider, Final Fantasy, Resident Evil, Tekken, Winning Eleven, Ridge Racer, wipEout, Gran Turismo, Crash Bandicoot, Spyro, dan seri Metal Gear Solid. Pada 18 Mei 2004, Sony telah memproduksi 100 juta PlayStation dan PSOne ke seluruh dunia. Pada Maret 2004, sebanyak 7.300 judul permainan telah tersedia dengan jumlah akumulasi 949 juta.

laptop

artikel utama : sejarah laptop
Sebagai komputer pribadi menjadi layak pada awal tahun 1970, gagasan tentang komputer pribadi portabel diikuti. Sebuah "pribadi, informasi manipulator portabel" yang dibayangkan oleh Alan Kay di Xerox PARC pada tahun 1968, [5] dan dijelaskan pada tahun 1972 makalahnya sebagai " Dynabook ". [6]

IBM banyol proyek (Khusus Komputer Mesin Portabel APL), telah didemonstrasikan pada tahun 1973. Prototipe ini didasarkan pada prosesor PALM (Pasang Semua Logic Dalam Microcode).

Para IBM 5100 , komputer portabel pertama yang tersedia secara komersial, muncul pada bulan September 1975, dan didasarkan pada prototipe banyol. [7]

Sebagai 8-bit CPU mesin menjadi diterima secara luas, jumlah portables meningkat pesat. The Osborne 1 , yang dirilis pada tahun 1981, menggunakan Zilog Z80 dan beratnya £ 23,6 (10,7 kg). Itu tidak ada baterai, 5 dalam (13 cm) CRT layar, dan dual 5,25 dalam (13,3 cm) tunggal-kepadatan floppy drive. Pada tahun yang sama komputer laptop berukuran pertama portabel, Epson HX-20 , diumumkan. [8] Epson memiliki LCD layar, baterai isi ulang, dan sebuah printer kalkulator-ukuran dalam 1,6 kg (3,5 lb) sasis . Kedua Tandy / RadioShack dan HP juga memproduksi komputer portabel dari berbagai desain selama periode ini. [9] [10]

Laptop pertama yang menggunakan faktor bentuk sandal muncul di awal 1980-an. Para Magnum Dulmont dirilis di Australia pada tahun 1981-82, tapi tidak dipasarkan secara internasional sampai 1984-85. The $ 8.150 ($ 18.540 hari ini) GRID Compass 1100 , dirilis pada tahun 1982, digunakan di NASA dan oleh militer antara lain. Para SC Gavilan , dirilis pada tahun 1983, adalah komputer pertama kali dijelaskan sebagai "laptop" oleh produsen [11] Dari 1983 dan seterusnya, masukan beberapa teknik baru dikembangkan dan dimasukkan dalam laptop, termasuk touchpad ( Gavilan SC , 1983), pointing stick (IBM ThinkPad 700, 1992) dan pengenalan tulisan tangan (Linus Menulis di Atas, [12] 1987). Beberapa CPU, seperti Intel 1990 i386SL , dirancang untuk menggunakan daya minimum untuk meningkatkan hidup baterai komputer portabel, dan didukung oleh fitur manajemen daya dinamis seperti Intel SpeedStep dan AMD PowerNow! dalam beberapa desain.

Menampilkan mencapai resolusi VGA dengan 1988 (Compaq SLT/286), dan layar warna mulai menjadi upgrade umum pada tahun 1991 dengan peningkatan resolusi dan ukuran layar sering terjadi sampai diperkenalkannya 17 "layar laptop pada tahun 2003. Hard drive mulai digunakan dalam portables, didorong oleh pengenalan 3.5 "drive di akhir 1980-an, dan menjadi umum di laptop dimulai dengan pengenalan 2,5" dan drive yang lebih kecil sekitar tahun 1990; kapasitas telah biasanya tertinggal di belakang drive desktop fisik lebih besar penyimpanan optik,. read-only CD-ROM diikuti oleh CD ditulisi dan kemudian read-only atau ditulisi DVD dan Blu-Ray , menjadi umum di laptop segera di tahun 2000-an.

komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.

Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.

Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.

nanas

Nanas, nenas, atau ananas (Ananas comosus (L.) Merr.) adalah sejenis tumbuhan tropis yang berasal dari Brasil, Bolivia, dan Paraguay. Tumbuhan ini termasuk dalam familia nanas-nanasan (Famili Bromeliaceae). Perawakan (habitus) tumbuhannya rendah, herba (menahun) dengan 30 atau lebih daun yang panjang, berujung tajam, tersusun dalam bentuk roset mengelilingi batang yang tebal. Buahnya dalam bahasa Inggris disebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus. Nama 'nanas' berasal dari sebutan orang Tupi untuk buah ini: anana, yang bermakna "buah yang sangat baik". Burung penghisap madu (hummingbird) merupakan penyerbuk alamiah dari buah ini, meskipun berbagai serangga juga memiliki peran yang sama.
Model Sungkul Tangga dengan motif ukiran buah nenas pada rumah Banjar di Kalimantan Selatan.

Buah nanas sebagaimana yang dijual orang bukanlah buah sejati, melainkan gabungan buah-buah sejati (bekasnya terlihat dari setiap 'sisik' pada kulit buahnya) yang dalam perkembangannya tergabung -- bersama-sama dengan tongkol (spadix) bunga majemuk -- menjadi satu 'buah' besar. Nanas yang dibudidayakan orang sudah kehilangan kemampuan memperbanyak secara seksual, namun ia mengembangkan tanaman muda (bagian 'mahkota' buah) yang merupakan sarana perbanyakan secara vegetatif.

Di Indonesia, propinsi Lampung merupakan daerah penanaman nanas utama, dengan beberapa pabrik pengolahan nanas juga terdapat di sana.

talas

Talas atau talas bogor (Colocasia giganteum Hook., suku talas-talasan atau Araceae) merupakan tumbuhan penghasil umbi, populer ditanam terutama di wilayah Indonesia bagian barat. Talas mirip dengan taro namun menghasilkan umbi yang lebih besar.

Daun talas berbentuk perisai yang besar. Daun ini dapat digunakan sebagai pelindung kepala bila hujan. Permukaan daunnya ditumbuhi rambut-rambut halus yang menjadikannya kedap air karena air akan mengalir langsung meninggalkan permukaan daun. Daunnya juga sebagai pakan ikan gurame.

Umbi talas dapat diolah dengan dikukus, direbus atau digoreng setelah dipotong-potong kecil. Daun talas dapat dipakai sebagai pembungkus. Daun talas juga dapat dimakan dan dijadikan pembungkus makanan yang dikenal sebagai buntil.
Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.